Manaqib yang diselenggarakan di kubah emas yang dihadiri sekitar 5000 orang diakhiri dengan bay’at atau talqin dzikir TQN (pengajaran atau pengijazahan dzikir Thoriqot Qodiriyyah wan Naqsyabandiyyah). Pentalqinan dzikir dilaksanakan oleh KH.M.Abdul Gaos Saefulloh Al-Maslul sebagai salah satu wakil Talqin Mursyid TQN Syekh Ahmad Shohibul Wafa Tajul ‘Arifin ra (Abah Anom).










makmur arief nur cahyono berkata,
Mei 2, 2009 pada 3:19 am
jika sebuah kata ternama di sebuah mata mungkin ini akan bertanya bahwa saya akan menjadi hamba allah demi islam