Tersingkapnya Aib Anjing dan Kucing

Nabi Nuh berdakwah selama ratusan tahun ketika manusia diselimuti kemurkaan,keserakahan,kedoliman dan juga menyembah berhala yang telah menyebar dimana-mana.Dari dakwah itu hanya menghasilkan 8o orang yang sadar mengikuti jejaknya dan bagi yang sudah tidak bisa lagi di sadarkan oleh nabi Nuh a.s maka dari itu Nabi memohon kepada Allah agar mereka yang ingkar dan menentang diberi azab.

Atas permohonannya itu, maka Allah mengabulkannya dan langsung memerintahkan agar Nabi Nuh a.s membuat perahu raksasa guna menyelamatkan para pengikutnya termasuk berbagai jenis pasangan binatang, karena Allah akan mendatangkan bencana banjir bah yang dibarengi dengan air kencang melanda selluruh negeri.

Kendati ketika membuat perahu tersebut banyak rintangan kecaman dan memperolokannya, namun nabi tetap tidak bergeming dalam merntaati perintah Allah hingga sampai selesai menjadi perahu raksasa dan Nabi pun memperingatkan kepada seluruh penumpang bahwa selama dalam perahu tidak boleh melakukan persetubuhan agar tidak beranak pinak sehingga membuat perahu yang ditumpangi tidak menjadi sempit dan bertambah beban yang berakibat perahu bisa tenggelam.

Tetapi apa yang terjadi ? bagi sepasang anjing nampaknya tak kuasa menahan nafsu birahinya,sehingga diam-diam melakukan parsetubuhan di atas perahu.celakanya perlakuan sang anjing tersebut diketahui kucing, dan dilaporkannya kepada Nabi oleh kucing.

Untuk mengetahui kelakuan anjing tersebut, maka Nabi memanggilnya. Tetapi sepasang anjing dihadapan Nabi menyangkalnya seakan-akan laporan sikucing itu diada-ada atas dasar iri, sehingga terjadilah percekcokan yang sengit antara anjing dan kucing. “ Wahai Nabiyullah saya melihat perbuatan yang tak senonoh itu dengan mata kepala sendiri, jika sekiranya engkau tidak percaya berdo’alah kepada Allah yang tentunya akan nampak bagimu tanda-tanda dan engkau melihat dengan kepala sendiri’’, kata kucing yang ingin lebih meyakinkan Nabi.

Nabiyullah Nuh a.s pun akhirnya berdo’a kepada Allah dan tak lama kemudian sang anjing melakukan persetubuhan kembali yang juga terpergok oleh kucing kembali, malah persetubuhannya itu lebih lama dan lengket seperti di lem oleh kekuasaan allah atas jawaban do’a Nabi Nuh a.s. Maka kucingpun secepatnya melaporkan kembali kepada Nabi atas kejadian itu dan akhirnya bukan sebatas nabi yang tahu atas perbuatan cabul sang anjing melainkan seluruh isi kapal pun jadi tahu sehingga anjing menjadi merasa malu atas perbuaan itu dan timbul dendam serta benci sampai kapanpun kepada kucing.

Akhirnmya anjingpun berdo’a kepada Allah seraya memohon, “Wahai Tuhanku singkapkanlah cela ( aib ) kucing sewaktu bersetubuh sebagaimana menyingkabkan aib kami”. Maka Allah pun mengabulkan do’a anjing tersebut, sehingga si kucing dikala sedang melakukan hubungan dengan lawan jenisnya suka teriak-teriak yang mengakibatkan makhluk lain menjadi tahu apa yang di perbuat si kucing. Maka anjing pun merasa puas atas balasan terhadap kucing yang membuka aib anjing.

Karena itu, ini merupakan suatu gambaran bagi kita bahwa Allah Maha Megetahui dan Maha Kuasa untuk menampakkan apa yang telah kita lakukan di dunia dan juga siapapun yang membuka rahasia aib sesama kita yang beriman, maka Allah akan membuka aib setimpal di hari kiyamat nanti. Karena Allah Maha Tahu apa yang kita lakukan.

& Komentar

  1. kliwon berkata,

    Agustus 22, 2008 pada 3:54 am

    sangat mendidik dan menambah wawasan

  2. daikembar berkata,

    Agustus 23, 2008 pada 12:21 am

    Terimakasih atas komentarnya walaupun web ini masih dalam perbaikan. Mudah-mudahan web ini menambah wawasan untuk meraih cahaya-Nya, amien

  3. Eko berkata,

    September 8, 2008 pada 1:55 am

    Saya pernah dengar kisah ini tapi saya belum tahu sumbernya dari kitab apa. Bisa disebutkan sumbernya ? Terima kasih.

  4. DR berkata,

    November 28, 2008 pada 4:37 am

    Setau saya dari salah satu kitab Imam AL-Ghazali Ihya Ulumuddin,yg riskas soal ini dlm buku Bahaya Lidah (yg disadur oleh Drs.Zainuddin)

  5. desi aulia pramesti berkata,

    Februari 26, 2009 pada 1:14 pm

    astaghfirullah hal adhim ,,
    subahanallaaah …..!

  6. Prayitno berkata,

    April 7, 2009 pada 7:50 am

    maka itu sesama muslim jgnlah sk ghibah, apakah kt mau didunia dipermalukan spt kucing n anjing, Naudzubillah min dzalik

  7. GloriamSathanas berkata,

    Juni 21, 2009 pada 1:08 pm

    Ini riwayat shahih tak?
    Saya baru tahu Nabi Nuh a.s. bisa berkomunikasi dng hewan.


Tulis sebuah Komentar